POSMETRO INFO - Kemarahan netizen soal Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY yang digugat oleh advokat bernama Muhammad Sholeh rupanya belum berakhir.
Kini muncul sebuah poster yang mencari rekan Sholeh bernama Agus S Wahyudi, karena Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Entah siapa yang membuat poster itu pertama kali, tetapi telah menyebar di dunia maya.
Ia membuat netizen geram karena analoginya yang terlalu kasar.
"Dicari orang yang telah melecehkan Sultan Jogja, Sri Sultan Hamengkubuwono, bernama Agus S Wahyudi, advolat dan partner M Soleh. Sebarkan," demikian bunyi poster yang kini viral itu.
Di bawah tulisan tersebut, dipajang foto Agus yang tengah memakai kaos ungu dan jam tangan hitam, serta tangkapan layar yang berisi komentar kasarnya.
Agus membuat perumpamaan mengenai tata cara pengangkatan Gubernur DIY, dalam sebuah percakapan dengan Facebooker Rio Anggara.
Awalnya ia mengatakan, bila mengajukan judicial review ke MK mengenai UUK DIY, merupakan hak warga negara dan belum tentu diterima.
"Beda kalau kita datang ke keraton terus macul ndase (kepala, red) Sultan supaya Sultan ga bisa jadi gubernur, wakakakaka," kata Agus dalam percakapan itu.
Melihat lawan bicaranya mengeluarkan kata tak sopan mengenai Sultan, Rio pun memperingatkan agar Agus tetap menghargai Raja Keraton Yogyakarta itu.
Pasalnya, pelecehan terhadap Sultan dapat menyinggung orang banyak, terutama warga DIY.
Meskipun sudah diperingatkan, lelaki yang tinggal di Surabaya itu tak mau minta maaf dan justru berbicara dengan nada menantang.
"Opo o (kenapa) mas? Bisa kualat ta? Lah aku tanya mas. Memang bisa kualat apa tidak? Itu kan kalimat analogi," balas Agus. (tn)

