Warung Bebas

Sabtu, 04 Juni 2016

Sampai-sampai Dilabeli Singapura, Begini Ketatnya Isolasi Sang Pendiri "Teman Ahok".

Sampai-sampai Dilabeli Singapura, Begini Ketatnya Isolasi Sang Pendiri "Teman Ahok".

POSMETRO INFO - Relawan Teman Ahok, Amalia dan Richard diketahui sempat ditahan pihak otoritas Singapura pada Sabtu, 4 Juni 2016. Keduanya ditahan sejak Selasa petang hingga 12 jam dan akhirnya dibebaskan.

"Ya, betul ditahan tapi sudah bebas. Sekarang sudah boarding di Bandara Changi menuju Jakarta," kata relawan Teman Ahok, Singgih ketika dihubungi VIVA.co.id, Minggu 5 Juni 2016.

Singgih mengatakan, keduanya dibebaskan atas bantuan pihak Kedutaan Besar Indonesia di Singapura. Namun, Singgih mengatakan, belum memastikan alasan penahanan yang sebelumnya dikabarkan karena melakukan pengumpulan KTP untuk Ahok di negara itu.

Amelia dan Richard kembali ke Tanah Air dengan pesawat Garuda GA 825 yang dijadwalkan bakal tiba pada pukul 10.55 WIB di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. "Ya, mereka dibantu pihak KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia)," katanya. Sementara itu, para relawan Ahok kini berkumpul di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta.

“Tiba di Changi jam 14.30, ketika pemeriksaan administrasi, mereka ditahan oleh Imigrasi Singapura dalam status orang yang tidak boleh masuk ke Singapura,” ujar Inisiator Teman Ahok, Singgih Widyastomo, Sabtu (4/6/2016) malam.

Menurut salah satu Koordinator Teman Ahok itu, pihak Teman Ahok dari Indonesia pun tidak bisa menemui Amalia dan Richard karena diputuskan kontaknya dari dunia luar, bahkan tidak bisa ditemui oleh KBRI sekalipun.

Sehingga menurut Singgih, kedua rekannya itu seperti diisolasi layaknya seorang teroris.

“Jadi pihak KBRI sendiri infonya sampai sekarang belum bisa mendekat ke sana karena katanya mereka dalam pengawasan ketat,” ujar Singgih.[pojoksatu]

0 komentar em “Sampai-sampai Dilabeli Singapura, Begini Ketatnya Isolasi Sang Pendiri "Teman Ahok".”

Posting Komentar

 

Hot News Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger