Warung Bebas
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juni 2016

Ditolak Warga, Inilah Bukti Surat Pelarangan Pembangunan Masjid Muhammadiyah di Aceh.


Ditolak Warga, Inilah Bukti Surat Pelarangan Pembangunan Masjid Muhammadiyah di Aceh
POSMETRO INFO - Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bieruen, Athaillah A. Latief menjelaskan kronologi pelarangan pembangunan masjid at-Taqwa Muhammadiyah di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Masjid tersebut akan dibangun di atas tanah wakaf pemilik tanah dan wakaf tunai warga Muhammadiyah Juli Keude Dua, Bireuen. 

Keinginan warga Muhammadiyah Juli ini sudah ada sejak dua tahun lalu dan mulai terwujud sejak membebaskan tanah seluas 2.500 meter persegi di kampung Juli Keude Dua. Dimulai dengan membangun balai pengajian, dan akhirnya membangun masjid.

"Kita mendapatkan donatur yang siap membangun masjid ukuran 20x20 meter persegi, tempat wudhu, rumah imam, dua kelas untuk program tahfidlul Quran, dengan dana Rp 1 miliar. Kalau berhasil, dijanjikan akan ditambah dengan klinik," ujar Athaillah, Rabu malam.

Masjid ditargetkan sudah bisa dipakai pada Ramadhan tahun ini. Seluruh warga Muhammadiyah pun sudah siap membantu fisik dan materi untuk membangun masjid sesuai rencana. Proses pengajuan izin mendirikan bangunan (IMB) pun sudah dimulai sejak November 2015.

Dia menyebut, semua persyaratan pembangunan sudah dipenuhi, termasuk dukungan dari masyarakat yang dibuktikan dengan penyerahan fotokopi KTP dan tanda tangan minimal 60 orang. Mereka bahkan mengumpulkan hingga 150 orang. Dukungan dari jamaah juga minimal 90 orang, tapi PDM berhasil mengumpulkan 150 orang.

Rekomendasi untuk keluarnya IMB sudah didapatkan dari keuchik (lurah) kampung, camat, dan dari Sekda Kabupaten Bireuen untuk izin tata ruang. Namun, Athaillah mengatakan, rekomendasi pembangunan masjid mulai tersendat di kantor Kementerian Agama Bireuen.

Waktu terus berjalan, donatur menginginkan pembangunan bisa segera dimulai di Januari untuk mengejar selesai di Ramadhan tahun ini. IMB bisa diselesaikan sambil berjalan. Awal timbul masalah adalah ketika akan dilakukan acara peletakan batu pertama pembangunan masjid.

Dia bercerita, malam sebelum hari peletakan, datang segerombolan orang yang mengatasnamakan warga Juli Keude Dua melakukan protes ke Polsek Juli dan meminta acara tersebut dibatalkan. Jika tidak, akan ada perlawanan dari masyarakat. "Akhirnya demi kamtibmas kita tidak menyelenggarakan seremoni peletakan batu pertama, hanya menerima tamu biasa yang sudah terlanjur kita undang, termasuk dari donatur yang itu pun mendapat penjagaan ketat dari polisi," ujarnya.[republika/sangpencerah] 



Sedih , Di Gusur Ahok ,Ada Kehangatan Ramadan yang Hilang yang Dirasakan Warga Pasar Ikan Luar Batang



POSMETRO INFO - Bulan Ramadan tengah memasuki hari keempat. Warga di kawasan eks Pasar Ikan,Penjaringan, Jakarta Utara menjalani bulan suci umat islam ini dengan tetap khusyuk namun dengan keprihatinan.

Salah satu warga asli yang telah tinggal selama puluhan tahun Topan (30) menuturkan, terdapat perbedaan yang signifikan antara Ramadan tahun ini dan tahun-tahun yang sudah berlalu.



"Jelas beda. Perjuangannya lebih dahsyat. Kalo dulu enak di rumah sendiri. Sekarang mah nggak bisa. Nggak nyaman aja," ujar Topan saat ditemui Rabu (9/6/2016).

Momen kebersamaan menjadi faktor pembeda utama bagi pria yang bekerja serabutan ini. Penggusuran yang telah berlangsung selama 2 bulan membuat tradisi Ramadan kali tak sehikmat tahun sebelumnya. 



Tak ada lagi kentongan sahur keliling di sekitar rumah warga untuk saling mengingatkan waktu imsak. Begitu pula keadaan musala yang saat ini sepi karena ada banyak warga yang juga sudah memutuskan untuk pindah.

"Kalo tahun lalu musala penuh sampai nggak cukup buat sholat maghrib, rencananya sebelum digusur mau direnovasi tapi keburu kejadian ini," ujar Topan sembari memandang ke selasar musala.


Warga Pasar Ikan direlokasi pada 11 April 2016 lalu oleh pemerintah DKI Jakarta. Warga dipindahkan ke Rusun Rawa Bebek dan Rusun Marunda. Relokasi menyisakan masalah yang belum terselesaikan seperti masih bertahannya warga di tenda-tenda yang minim fasilitas listrik dan air besih. (dtk)

Wah Wah, Serobot Parkir , Pria Keturunan Tionghoa Ini Pukul LetKol Dan Panggil 3 Brimob Di Medan


POSMETRO INFO - Pria keturunan cina nekap menampar anggota TNI di parkiran Supermarket Berastagi, Senin (6/6/2016) malam. Akibatnya, pria cina itu diamankan ke Polsek Medan Baru. 

Dikutip dari m24.co, Selasa (7/6/2016), anggota Danramil 01/MB dan seorang Pabandya Kosmos Sterdam I/BB Letkol Hutagalung mengamankan pria turunan cina yang belum diketahui identitasnya karena menampar Letkol Hutagalung di Parkiran Supermarket Brastagi.

Kejadian ini bermula saat Letkol Hutagalung hendak memarkirkan mobilnya di lokasi parkir Supermarket Berastagi. Saat hendak memasukkan mobilnya, tiba-tiba mobil pria keturunan cina menyerobot masuk ke lokasi parkir Letkol Hutagalung.

Letkol Hutagalung kemudian menegur pria cina dengan mengaku sebagai anggota TNI serta memberitahu jika lokasi parkir tersebut miliknya.

"Saat dibilang dirinya tentara, pria cina itu menantang dengan menyebut kenapa rupanya tentara. Setelah itu pria cina memukul korban," terang salah seorang sumber.

Dijelaskan sumber, meski memukul Letkol Hutagalung, pria cina itu tidak merasa bersalah dan semakin menunjukkan 'taringnya' dengan memanggil 3 orang anggota brimob ke lokasi.

"Gak lama Brimobnya datang, Danramil serta Babinsa turun ke lokasi. Selanjutnya pria cina itu dibawa ke Polsek Medan Baru," jelas Sumber.

Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic dikonfirmasi sampai saat ini belum memberikan jawaban. (dr)

Selasa, 07 Juni 2016

Pertamina Hentikan Pasokan BBM Ke Seluruh SPBU Sumbar ! Terjadi Aksi Premanisme di Depo Pertamina Bungus, Teluk Kabung Sumbar,


POSMETRO INFO - Aksi premanisme terjadi di Depo Pertamina Bungus, Teluk Kabung, pada selasa (7/6) siang. Dalam aksi premanisme tersebut Head Operation mengalami pemukulan oleh oknum tidak dikenal.

Berdasarkan laporan yang dirilis Klikpositif, kejadian berawal dari pemeriksaan identitas sopir truk pengangkut BBM oleh Kepala Operasional Depo Pertamina Bungus, Teluk Kabung yang baru Mukhlis Dalimunte.

Saat pemeriksaan Mukhlis menemukan salah seorang sopir tidak memiliki identitas. Mukhlis dan sopir tersebut akhirnya terlibat cekcok dan berujung pada pemukulan. Keributan antara keduanya pun memancing emosi warga sekitar, karena mayoritas para sopir adalah warga sekitar Depo Pertamina Bungus, Teluk Kabung.

Akibat kejadian ini Pertamina pun menghentikan sementara pasokan BBM ke SPBU di seluruh Sumatera Barat sampai adanya jaminan keamanan oleh pihak terkait. Selain itu pihak Pertamina juga meminta adanya tindakan hukum kepada pelaku pemukulan tersebut.

“Untuk itu kami memutuskan untuk menutup operasi TBBM Teluk Kabung sampai dengan adanya jaminan keamanan dan juga tindakan hukum yang tegas kepada para pelaku,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro sebagaimana dikutip dari HarianSinggalang.

Sebelumnya dilaporkan puluhan preman mengepung Depo Pertamina Bungus, Teluk Kabung. Diduga tindakan tersebut dilakukan karena adanya kebijakan baru pasca penggantian Kepala Operasional Depo Pertamina Bungus, Teluk Kabung.

Kebijakan baru tersebut tidak memperbolehkan lagi warga sekitar untuk masuk ke dalam Depo Pengisian BBM untuk memuat BBM seperti yang selama ini dilakukan. Pasca kebijakan baru ini hanya pegawai Pertamina saja yang diperbolehkan masuk ke dalam Depo.

“Pada pukul 14.00 WIB tadi warga datang dan berkumpul di depan depo pertamina mereka menuntut pihak Pertamina tetap memperbolehkan warga masuk ke dalam depo untuk memuat minyak,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bungus Teluk Kabung, Kompol Alwi Haskar.

Kondisi di sekitar Depo Pertamina Bungus, Teluk Kabung sendiri sampai malam ini sudah mulai kondusif. Hanya saja belum ada kejelasan dari pihak Pertamina apakah penyaluran BBM sudah bisa dilakukan kembali atau belum.

Masalah Pertamina dengan warga sekitar Depo sebenarnya bukan hal baru. Tahun 2009 lalu, warga sempat memblokir jalan dan mengganggu aktivitas distribusi BBM dari Depo Pertamina ke SPBU yang ada di Sumbar.

Kemudian tahun 2012 lalu juga sempat terjadi aksi demo yang digelar oleh sopir truk pengangkut BBM yang menyebabkan terjadinya kerusakan di Depo Pertamina Bungus, Teluk Kabung. (is)

Gempa 6,6 SR Gemparkan Wilayah Maluku Dini Hari Tadi.

Gempa 6,6 SR Gemparkan Wilayah Maluku Dini Hari Tadi.


POSMETRO INFO - Gempa bumi berkekuatan 6,6 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Maluku Utara. Gempa ini terjadi pada pukul 02.15 WIB.

Berdasarkan informasi dari Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono yang diterima detikcom, Rabu (8/6/2016), pusat gempa berada di 126 Km arah barat laut Kota Ternate atau di 131 Km arah timur Kota Bitung. 

Adapun kedalaman pusat gempa berada di 58 km. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. 

Masyarakat Pulau Mayau, Sulawesi Utara, Halmahera dan Ternate diminta untuk tetap tenang.

"Mengingat gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan tsunami," tulisnya. [detik]

Astaga ! Pelajar SMP Ketahuan Maling Sandal Jamaah Tarawih


POSMETRO INFO - Sejumlah warga di Desa Medan Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menganggalkan pencurian sendal milik jamaah Shalat Tarawih oleh seorang pelajar SMP di Masjid Darussalam Desa Medan Jaya, Selasa malam.

"Pelaku pencuri sendal ini masih berstatus sebagai pelajar SMP di wilayah ini. Dia mencuri sendal pada saat warga sedang menunaikan Shalat Tarawih," kata warga Desa Medan Jaya Fahrik Doviza di Mukomuko, Selasa (07/06/2016).

Ia mengatakan, pelaku yang masih berusia sekitar 14 tahun dan tinggal di Desa Pulau Payung ini tidak sampai dibawa di Kantor Polisi, tetapi diberikan pembinaan dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Sedangkan, katanya, beberapa pasang sendal sebagai barang bukti kejahatannya dikembalikan lagi oleh pelaku ke tempat dia pertama mengambilnya.

"Kasihan, karena dia ini masih bertatus pelajar. Tetapi kalau dia ketahuan mengulangi perbuatannya, di kantor polisi," ujarnya.

Warga Desa Medan Jaya lainnya Beni menyatakan seharusnya pelaku ini diserahkan kepada aparat kepolisian sektor setempat guna mempertanggungjawabkan perbuatan.

Selain itu, katanya, guna membeirkan efek jera bagi pelaku pencurian sendal lainnya.

"Imam di Masjid sudah berkali-kali menyampaikan imbauan kepada warga masyarakat agar tidak mencuri sendal jemaah shalat Tarawih," ujarnya lagi.(rn)

Ngeri ! Satpol PP Aceh Bentrok Dengan Pedangan Sayur Sampai Kabur ke Rumah Warga Dan Kantornya Di Serbu


POSMETRO INFO - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlibat bentrok dengan pedagang sayur mayur Komplek Terminal Terpadu Kota Subulussalam, Provinsi Aceh.

Bentrok berawal saat petugas menertibkan pedagang sayur di Jalan Malikussaleh. Namun, penertiban mendapat perlawanan dari puluhan pedagang. Bentrok antara petugas Satpol PP dan WH Kota Subulussalam dengan sejumlah pedagang tak terelakan.

Pantauan di lapangan para pedagang keberatan digusur dan memprotes setelah lapak jualan mereka dibongkar dan diangkut oleh Satpol PP dan WH.

Aksi perang mulut antara pedagang sayur dengan petugas Satpol PP membuat suasana semakin memanas hingga terjadinya aksi saling pukul.

Akibatnya petugas Satpol PP dan WH serta beberapa PNS dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM berupaya kabur dari lokasi. Namun sejumlah petugas Satpol PP yang masih bertahan di lokasi untuk menenangkan warga justru terlibat adu jotos dengan pedagang.

Mereka akhirnya berhasil kabur dengan berlari kencang dan sembunyi di rumah-rumah warga.

Namun para pedagang terus mengejar petugas setelah dua orang dari mereka juga terkena pukulan saat bentrok.

Puluhan polisi tiba di lokasi berupaya menenangkan pedagang yang sedang mengamuk, sempat terdengar beberapa kali letusan senjata api. 

Pedagang selanjutnya menyerbu Kantor Satpol PP dan WH Kota Subulussalam yang berada di Jalan Teuku Umar.

Namun kondisi kantor dalam keadaan sepi tidak ada petugas di sana, kecuali sopir mobil patroli namun berhasil kabur setelah dikejar warga.

Pedagang kembali mengamuk dan melemparkan kantor hingga beberapa kaca kantor pecah. Polisi melepaskan beberapa kali tembakan ke atas dan meminta warga meninggalkan lokasi.

Kondisi terakhir di lapangan sudah berlangsung kondusif dan pedagang sayur kembali berjualan sampai mereka diberikan lapak jualan di pasar baru.

Sementara satu orang petugas Satpol PP atas nama Masrianto dilaporkan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam untuk mendapat perawatan lebih lanjut setelah korban terlibat adu jotos dengan warga. (rn)

Senin, 06 Juni 2016

Gerindra : Mari Membangun Membangun Aceh Dengan Pendidikan Berbasis Teknologi


POSMETRO INFO - Resmi berdiri pada tanggal 7 Desember tahun 1959, provinsi paling barat dari Indonesia ini pertama kali bernama Daerah Istimewah Aceh ( D.I Aceh ) . Hingga pada tahun 2001 - 2009, nama tersebut berganti menjadi Nanggroe Aceh Darussalam ( NAD ). Yang kemudian dari 2009 hingga sekarang, Provinsi Aceh adalah nama resmi yang digunakan oleh provinsi yang telah membawa nama harum Indonesia hingga kancah Internasional melalui Tari Saman dan Kopi Gayo ini.

Melalui UU No. 18 Tahun 2001 mengenai Otonomi Khusus Provinsi Aceh, Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus kepada Provinsi Aceh dengan cara menghormati kultur dari kehidupan bermasyarakat rakyat Aceh. Sehingga tidak ada lagi bagian atau kelompok dari masyarakat Aceh yang merasa dianak tirikan.

" UU No. 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Provinsi Aceh merupakan awal dari apa yang selama ini diperjuangkan Rakyat Aceh. " Ungkap Dek Fadh, Anggota MPR - RI 2014 - 2019 asal Aceh saat melaksanakan kegiatan Rapat Dengar Pendapat dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat di Gampoeng Meurah Dua, Aceh pada tanggal 3 dan 4 Juni 2016.

UU No. 18 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Provinsi Aceh tidak serta merta " mematikan " kelompok masyarakat yang berbeda.

"Masyarakat Aceh seperti masyarakat Indonesia di provinsi lainnya, adalah masyarakat yang mempunyai rasa toleransi yang tinggi serta menghormati perbedaan yang ada dengan positif. Karena Aceh adalah bagian tak terpisahkan dari NKRI. Dan hal ini sesuai dengan semboyan BHINEKA TUNGGAL IKA, walaupun berbeda - beda kita tetap satu jua. Terbukti, di Kota Banda Aceh terdapat rumah peribadatan bagi pemeluk agama lain. Ada GPIB, Vihara Dharma Bhakti, Gereja Katolik Hati Kudus dan Kuil Hindu Palani Andawar. "

Pada saat Dengar Pendapat Masyarakat, salah seorang warga bernama Jahal meminta kepada Dek Fadh agar adanya perbaikan fasilitas di bidang pendidikan. "Pembangunan untuk meningkatkan mutu di bidang pendidikan merupakan fokus dan agenda utama saya sebagai seorang anggota MPR - RI. Peningkatan, baik sarana dan prasana penunjang kegiatan belajar mengajar serta pembangunan sekolah baru dengan bidang kompetensi yang berbasis teknologi serta akan didukung oleh guru - guru yang berkompeten adalah salah satu program prioritas saya sebagai Anggota MPR - RI."

" Investasi terbaik yang harus dilakukan oleh negara adalah dengan pembangunan yang terarah dalam bidang pendidikan di semua provinsi di seluruh Indonesia. Sebuah langkah maju yang sudah saya lakukan untuk anak - anak Aceh dalam bidang pendidikan adalah salah satunya pembangunan SMK Negeri Batee di Kabupaten Pidie. " Ungkap kader muda Partai Gerindra ini.

" Insya Allah semua yang saya lakukan dan dengan bantuan serta kerjasama teman - teman dari Gerindra, akan membuat Provinsi Aceh menjadi penghasil generasi penerus yang hebat dan membanggakan untuk kemajuan dan kejayaan bangsa Indonesia." Tak lupa, Dek Fadh turut mengucapkan selamat menunaikan ibadah Ramadhan 1437 H yang disambut riuh gemuruh tepuk tangan para hadirin. Dan acara tersebut diakhiri dengan pembacaan doa bersama serta saling bersalaman. (red)

Astaga ! Pemilik Hotel Keturunan Tionghoa Ini Tampar Polwan Saat Tangkap Pengguna Sabu Di Hotelnya !


POSMETRO INFO - Pemilik hotel Ardina, di Jalan Krakatau Ujung, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru, Kecamatan Medan Timur menampar seorang personil polisi, yang tengah menggelar razia di hotel tersebut, Sabtu (04/06/2016).

Ketika insiden itu terjadi, wanita paruh bayu berkaos hijau itu, tiba-tiba meronta, lalu menampar Bripda Tiara, anggota Polsek Medan Timur. "Apa ini? Jangan main tangkap saja. Kenapa ditangkap? Apa salahnya rupanya?" teriak wanita itu sembari menampar pelipis Bripda Tiara.

Melihat aksi penamparan itu, sejumlah polwan yang ikut melaksanakan Ops Pekat langsung menarik kedua tangan wanita tersebut. Meski begitu, wanita berambut ikal ini mengamuk dan berusaha melepas dekapan sejumlah polwan. "Sudah, Bu. Diam dulu. Jangan begitu. Tenang dulu, Ibu," kata sejumlah polwan, seperti dilaporkan Tribun Medan.

Selidik punya selidik, kemarahan wanita itu diduga karena polisi mengamankan seorang tamu di hotel milik wanita itu, yang menginap di lantai 2 kamar hotel tersebut. Ia diamankan, karena petugas menemukan satu paket sabu saat memeriksa kamar tempat pria itu menginap.

Dari dalam kamar pemuda yang belum diketahui identitasnya tersebut, ditemukan pula satu buah tanda pengenal yang menyerupai tim penyuluh BNN. Kapolsek Medan Timur, Komisaris BL Malau belum bisa memastikan apakah pemuda yang diamankan itu adalah tim penyuluh BNN. (bb)

Berikut Video nya :


Gara-gara Laporan Keuangan, Seluruh PNS di Bekasi Wajib Cukur Gundul, Kenapa ?


POSMETRO INFO - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menginstruksikan 5.721 Aparatur Sipil Negara alias pegawai negeri sipil di lingkup pemerintahnya, untuk dicukur botak paling lambat Selasa (7/6) esok.

"Saya perhatikan, aparatur di Dinas Pendidikan belum semuanya gundul. Saya instruksikan Badan Kepegawaian Daerah panggil tukang cukur, lebih baik dicukur oleh negara, ini persoalan empati dan solidaritas organisasi," kata Rahmat di Bekasi, Senin (6/6).

Rahmat menilai, kegiatan cukur gundul para aparatur itu dilatarbelakangi semangat kebersamaan Pemkot Bekasi dalam memperjuangkan diraihnya opini keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK).

Hal itu dikatakan Rahmat saat memimpin jalanya apel Senin pagi di Lapangan Upacara Kompleks Perkantoran Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Nomor 1, Bekasi Selatan, Senin (6/6).

"Hari ini ada kegembiraan luar biasa, ekspresi dari satu proses kebersamaan, empati terhadap membangun komitmen integritas yang dimulai dari kebersamaan," ucapnya.

Meskipun pengumuman resmi WTP tersebut baru akan dipublikasikan per Selasa (7/6). Namun Pemkot Bekasi sudah mengagendakan kegiatan syukuran.

"Kita akan gelar syukuran atas prestasi yang dibuat atas kebersamaan. Keberhasilan WTP hanya bisa digerakan oleh tindakan yang nyata bersama," pintanya. Dilansir dari Antara.

Sementara itu, data melalui BKD Kota Bekasi tercatat jumlah aparatur laki-laki di lingkup Pemkot Bekasi saat ini berjumlah 5.721 orang, dengan jumlah terbanyak berada di Dinas Pendidikan sebanyak 2.387 orang.

Instruksi penggundulan kepala para aparatur itu direspon 43 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Bekasi, dengan membuat surat edaran perihal kewajiban mencukur gundul rambut.

Salah satunya dilakukan oleh Dinas Sosial Pemkot Bekasi melalui surat edaran ke jajarannya berjenis kelamin laki-laki agar mencukur gundul kepalanya.

Dalam surat edaran nomor 800/412/Dinsos tanggal 2 Juni 2016, dikatakan sesuai arahan Wali Kota Bekasi, agar semua ASN dan Non ASN laki-laki mencukur rambutnya sampai plontos menyambut WTP yang diraih Pemkot Bekasi. (ma)

Mantap ! Bupati Sleman Akan Terbitkan SE Penghentian Kegiatan Saat Adzan


POSMETRO INFO - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Purnomo akan menerbitkan surat edaran berkaitan dengan penghentian seluruh kegiatan ketika adzan berkumandang dilingkungan kerja pemerintah daerah setempat.

"Dalam surat edaran (SE) tersebut kami mengimbau seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Sleman untuk menghentikan kegiatan dinas seperti rapat di jam shalat fardhu," kata Sri Purnomo di sela tausiah shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Agung Dr Wahidin Soedirohoesodo, Sleman, Senin (6/6/2016).

Ia mengatakan, dalam SE tersebut juga mengharapkan seluruh PNS di lingkungan Kabupaten Sleman untuk menyelenggarakan shalat berjamaah di masjid.

"Sesuai dengan ajaran agama Islam, salat berjamaah lebih utama karena mendapat pahala 27 kali lipat dibanding mengerjakan shalat sendiri," ucapnya.

Ia mengatakan, SE tersebut dikeluarkan agar pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kerja Pemkab Sleman dalam pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan tetap dapat berjalan dengan khusyuk, khususnya shalat wajib.

"Karena shalat merupakan ibadah yang paling utama yang harus dijalankan oleh setiap muslim," imbuhnya.

Sri Purnomo juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi pasar, di mana kebutuhan bahan-bahan pokok ketika menjelang Ramadhan selalu naik.

"Hal tersebut wajar dikarenakan permintaan pasar meningkat mengakibatkan proses pemenuhan kebutuhan dalam hal distribusi terkadang tidak seimbang. Kenaikan harga ketika bulan Ramadhan ini merupakan hal yang wajar, jika permintaan pasar meningkat terkadang stok barang ada namun distribusi kurang lancar yang berimbas pada kenaikan harga," tuturnya.

Ia mengatakan, seharusnya selama bulan Ramadhan tingkat konsumsi kebutuhan makanan masyarakat turun, namun yang terjadi justru sebaliknya. Hal tersebut menurutnya justru bertolak belakang dengan hikmah semangat Ramadhan.

"Bulan Ramadhan membimbing kita untuk mengekang hawa nafsu termasuk makan minum. Jika seluruh masyarakat sadar akan hal ini Insya Allah tingkat konsumsi terhadap kebutuhan bakan pangan stabil," ujarnya.

Terkait dengan kenaikan harga tersebut Sri Purnomo berharap masyarakat bisa menyikapi secara positif dan Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok agar kenaikan harga kebutuhan barang pokok dapat dikendalikan. (ts)

Minggu, 05 Juni 2016

Pemerintah Tak Peduli, Rakyat Turun Tangan Gotong Royong.

Pemerintah Tak Peduli, Rakyat Turun Tangan Gotong Royong

POSMETRO INFO - Tingginya rumput dan pepohonan liar di jalan Kabupaten Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur, membuat warga lima desa yakni Desa Pagar Dewa, Tanjung Dalam, Kepahyang, Babat dan Tanjung Agung berinisiatif membersihkan rumput dan pepohonan liar, Minggu (5/6) kemarin.

“Kita gotong royong bersihkan rumput dijalan ini, karena tidak ada perihatian dari Pemerintah masalah perawatan jalan ini, makanya kami gontong royong bersihkan jalan ini,” kata Siraj Babat (46), warga sekitar kepada BE kemarin.

Dari hasil pantauan BE kemarin, gontong royong sekitar pukul 08.00 WIB itu, masyarakat bekerjasama dengan Babinsa Polri, BLH-TK itu, tampak ratusan warga bergotong-royong membersihkan rumput dengan cara melakukan tebas bayang itu menggunakan alat seadanya, seperti parang dan alat perimbas lainnya, belasan warga ini terus bekerja, meskipun yang dilakukan mereka itu tanpa adanya upah. Kegiatan ini sebenarnya adalah bentuk protes warga, lantaran sejauh ini tidak ada upaya dari pemerintah untuk membersihkan rumput tebas bayang yang sudah menutupi sebagian badan jalan tersebut. Selain mempersempit badan jalan yang memang sudah cukup sempit, rumput tebas bayang ini mengganggu jarak pandang pengendara.

“Kalau nunggukan penebasan dari pemerintah ataupun instansi terkait, sepertinya tidak ada tandanya, karena itu kami bergotong-royong melakukan pembersihan,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Babat Siraj Rusli mengatakan, akibat kurangnya perawatan jalan ini, seringkali beberapa orang pengendara hampir bertabrakan, bahkan ada juga yang sampai bertabrakan ketika melalui jalan di kawasan itu, lantaran pengendara satu dengan lainnya tidak dapat saling melihat. Ini akibat pandangan pengendara terhalang oleh rumput dan pepohonan liar yang mempersempit badan jalan.

“Kami sengaja bergotong-royong membersihkan tebas bayang dikawasan ini rumput dan pepohonan liar sudah meninggi dan mempersempit badan jalan serta menghalagi jarak pandang pengendara yang lewat,” ujarnya.

Ditambahkannya, ia berharap kepada pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan jalan desa setempat. Sebab jika pemerintah tidak sangup lagi mengurus jalan itu, lebih baik dihibahkan kepada pemerintah desa. Sebab warga lima desa itu siap untuk mengurus jalan tersebut.

“Kalau memang tidak mau diurus lagi, kami siap mengambil alih perawatan jalan ini, karena dengan dana desa (DD) dan ADD lima desa ini saya yakin jalan itu bisa diselesaikan,” jelasnya.[bengkuluekspress]

Harga Jungkir Balik Rp 130rb,Prabowo Gelar Bazar Daging Sapi Murah Rp 95 Ribu Bantu Warga Kurang Mampu


POSMETRO INFO - Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) bentukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar bazar daging sapi murah Rp95 ribu per kilogramnya, di Sukabumi Jawa Barat.

"Obral daging sapi murah ini untuk membantu warga khususnya yang kurang mampu di tengah tingginya harga daging sapi menjelang Ramadhan yang saat ini harganya mencapai Rp130 ribu/kg," kata Pendiri KGN Baldatun Center Sukabumi, Ade Dasep Zainal Abidin, Minggu (5/06/2016).

Menurut dia, obral daging sapi murah ini mulai dilaksanakan kemarin dengan jumlah sebanyak satu ton yang dikirim langsung oleh KGN pusat. Dalam sehari kemarin, kata dia, daging sapi lokal segar beku ini langsung diserbu oleh warga dan permintaan pun masih kurang.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, pihak KGN pusat pada hari ini kembali mengirim daging sapi segar yang baru saja dipotong dari rumah potong hewan sebanyak satu ton.

Dasep menegaskan, kegiatan ini tidak ada sedikit muatan politis, meski Prabowo Subianto merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

"Progam ini hanya membantu pemerintah dalam menstabilkan harga daging sapi khususnya di Kabupaten Sukabumi, karena kami menilai tingginya harga daging sapi ini ada permainan harga yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab," tambahnya.

Ade mengatakan, daging sapi ini dilarang untuk diperjual belikan lagi karena tujuannya untuk membantu masyarakat. Walaupun tidak ada batasan untuk membelinya.

Salah seorang pembeli, Elis mengaku, dirinya merasa terbantu dengan adanya progam ini di saat harga daging sapi di pasar mencapai Rp130 ribu/kg. 

"Saya membeli hanya satu kilogram saja dan akan dimasak pada sahur pertama Ramadhan dan berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksananakan juga menjelang Idul Fitri 1437 H," katanya (rn)

Mandi Balimau, Tradisi Unik Warga Padang Sumatera Barat Jelang Ramadhan

Mandi Balimau, Tradisi Unik Warga Padang Sumatera Barat Jelang Ramadhan

POSMETRO INFO - Kepolisian Resor Padang mengerahkan ratusan personel untuk pengamanan penyambutan awal Ramadan 1437 Hijriah, Ahad 5 Juni 2016. Pengamanan dilakukan di tempat-tempat wisata, yang ramai dikunjungi warga. "Kami mengerahkan 507 personel untuk mengamankan tradisi Balimau atau menyambut Ramadan ini," kata Kompol Sumintak, Kabag Ops Polresta Padang, Ahad 5 Juni 2016.

Tradisi mandi "balimau" biasanya dilakukan warga Padang sehari sebelum awal Ramadan. Masyarakat berduyun-duyun mulai pukul 16.00 WIB, mengunjungi tempat wisata dan sungai untuk bermandi bersama-sama.

Kata Sumintak, pengamanan dilakukan di 27 titik yang menjadi pusat mandi balimau di Kota Padang Padang. Seperti di Sungai Batang Kuranji, pemandian Lubuk Minturun, Lubuk Peraku, Pantai Air Manis, Pantai Carolone, pemandian ABG dan Pantai Padang. "Pukul 14.00 WIB ini kami melakukan apel persiapan. Kemudian pembagian lokasi kepada anggota," kata dia.

Menurut dia, kepolisian bekerjasama dengan sejumlah instansi dalam mengamankan tradisi 'balimau' ini. Seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang, Basarnas Padang, dan Baywatch Pantai Padang.

Menurut dia, ada beberapa hal yang diwaspadai dalam kegiatan ini. Misalnya, jatuh di sungai, air besar dan terseret arus. "Misalnya di Pantai Padang, kami bekerjasama dengan 27 anggota Baywatch Padang," ujarnya.[tempo]

Wah Wah, Kinerja Pemprov DKI Buruk, BPK Cium Anggaran Bermasalah Rp 30 Triliun !


POSMETRO INFO - Selain memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap penggunaan keuangan Pemerintan Provinsi (Pemprov) DKI tahun 2015, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengungkapkan setidaknya ada 50 temuan senilai Rp 30,15 Trilun. Sebesar Rp 41 miliar terindikasi merugikan keuangan daerah.

Fakta tersebut diungkapkan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, Minggu (5/6/2016) di Jakarta. Pras, panggilan akrab pria ini, mengungkapkan hal itu mengutip Laporan Hasil pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun 2015 yang baru beberapa hari lalu diserahkan oleh BPK kepada DPRD dan Pemprov DKI Jakarta.

"Ini bukti dari tidak ada niatan diri Gubernur DKI Jakarta untuk memperbaiki kinerja. Temuan-temuan ini dan opini WDP sudah yang ketiga kalinya terjadi dan berturut-turut," kata Pras melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Minggu (5/6/2016).

Pras mengungkapkan 50 temuan itu senilai Rp 30,15 triliun atau separuh anggaran dari Peraturan Gubernur (Pergub) 2015 sebesar Rp 69,28 Triliun. Angka sebesar ini tidak bisa dianggap enteng lantaran memiliki implikasi luas terhadap terhambatnya program pembangunan maupun terganggunya upaya mensejahterakan rakyat ibukota.

Dari temuan Rp30 triliun itu, kata Pras, terdiri dari tiga temuan. Pertama, temuan yang berindikasi kerugian daerah senilai Rp41 miliar. Kedua, kekurangan penerimaan daerah Rp5,8 miliar. Dan ketiga, administrasi Rp30,11 triliun,  dimana salah satunya berupa aset dinas pendidikan Rp15,2 triliun tidak dapat diyakini kebenarannya, dan aset lainnya yang belum validasi Rp14,5 Triliun.

Atas hal tersebut, Pras mengingatkan, sebagai seorang kepala daerah, Gubernur Ahok tidak bisa menjalankan pemerintahan seorang diri. Menurutnya, semua yang terlibat pembangunan harus diajak berkomunikasi dua arah, khususnya perangkat daerah yang berada langsung dibawahnya. 

"Sehingga, temuan-temuan BPK yang mayoritas terdapat dalam kegiatan fisik tersebut tidak lagi ada pada penggunaan anggaran selanjutnya," papar Pras yang juga politisi PDIP ini. 

Sebagai Ketua DPRD, Pras minta Pemprov DKI memperbaiki semua rekomendasi yang diberikan dari LHP BPK dalam dua bulan ke depan. Sebab, apabila tidak dilakukan, temuan-temuan tersebut akan bernasib sama dengan kegiatan pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras pada anggaran perubahan 2014 yang merugikan keuangan daerah sebesar Rp191 Miliar. 

"Buka secara transparan apa temuan-temuan itu. Sehingga masyarakat dapat memakluminya," tegas Pras.‎ (ts)

Mantap ! Selama Ramadhan, Padang Ikut Sertakan Seluruh Siswa Dalam Pesantren Ramadhan.

Mantap ! Selama Ramadhan, Padang Ikut Sertakan Seluruh Siswa Dalam Pesantren Ramadhan

POSMETRO INFO - Seluruh siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Kota Padang, Sumatera Barat, mengikuti Pesantren Ramadan selama bulan Puasa. Kegiatan ini digelar pada 12 Juni hingga 28 Juni 2016.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang, Al Amin, mengatakan kegiatan Pesantren Ramadan ini digelar di 1.500 masjid dan musala dan diikuti 140 ribu siswa. Selain itu, ada juga yang digelar di empat sekolah sebagai percontohan, yakni SMA 1, SMA 2, SMA 3 dan SMK 2. "Mereka akan dimentori 1.505 mentor dari IAIN Imam Santriwan," ujarnya, Ahad, 5 Juni 2016. 

Kegiatan Pesantren Ramadan sudah dimulai sejak tahun 2004. Pemerintah Kota Padang meliburkan seluruh siswa untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tahun ini, pesantren Ramadan bertepatan dengan libur semester.

Wali Kota Padang Mahayeldi Ansharullah mengatakan, pesantren Ramadan, ini untuk membina akhlak dan moral anak bangsa berdasarkan Al Quran dan Hadist. “Dengan membina para anak didik, nantinya akan hadir putra dan putri terbaik,” ujarnya.

Menurut Mahyeldi, program ini meningkatkan hubungan masyarakat Kota Padang dengan Allah SWT, termasuk hubungan sesama. Terutama bagi siswa. Sebab, pesantern ini digelar di lingkungan masyarakat. 

Mahyeldi berharap, adanya dukungan orangtua agar pesantren Ramadan terlaksana. “Ini merupakan momen kita beribadah dan meningkatkan keimanan dan kekompakan di antara kita,” ujarnya.[tempo]

Sabtu, 04 Juni 2016

Longsor Hantam Jalan Bukittinggi-Pasaman, Harga ikan Dipasar Melonjak.

Longsor Hantam Jalan Bukittinggi-Pasaman, Harga ikan Dipasar Melonjak.

POSMETRO INFO - Pagi ini, tiga alat berat telah mulai membersihkan material longsor di Jorong Mudiak Palupuah Kabupaten Agam-Sumbar, Minggu 5 Juni 2016. Hingga pukul 08.30 WIB, jalur Bukittinggi-Pasaman masih putus total dan tidak bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan.

Camat Palupuah Herizon A mengatakan, dampak longsor ini juga membuat badan jalan di kawasan itu amblas dibawa material longsor. Ia masih meragukan apakah hari ini jalur Bukittinggi-Pasaman bisa normal kembali.

“Longsor ini terjadi di Kilometer 22 dari Bukittinggi, tepatnya di Mudiak Palupuah. Material longsor menimbun badan jalan sepanjang 100 meter. Kendaraan yang terjebak kemarin, yakni satu mobil Avanza, satu mobil Kijang super dan satu honda berhasil diselamatkan. Diduga saat ini masih ada tiga sepeda motor yang masih tertimbun dalam material longsor,” ujar Herizon A, Minggu 5 Juni 2016.

Longsor ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Sabtu 4 Juni 2016. Longsor itu terjadi mendadak tanpa didahului adanya hujan. Material longsor juga menimbun aliran sungai yang berada di seberang jalan.

Jalan putus yang menghubungkan Bukittinggi – Pasaman ternyata berdampak terhadap harga sejumlah barang seperti ikan  di pasar Bukittinggi, Minggu (5/6).

Misalnya ikan yang biasanya didatangkan dari Sibolga. Harganya pun mendadak naik. Di Bukittinggi didominasi pasokan ikan laut dari Ppagi ini sudah tembus Rp60 ribu/kg yang sebelumnya hanya Rp35 ribu/kg. Kemudian ikan padang yang biasanya rata-rata Rp25 ribu/kg kini harganya sudah mencapai Rp35 ribu/kg.

Hal itu duakui Afrizal, salah seorang warga Bukittinggi saat membeli ikan di Pasar bawah Bukittinggi. Ia terkejut harga ikan mendadak naik dari hari biasanya. “Kata pedagang penyebabnya jalan putus di Palupuh sehingga pasokan ikan terputus mengakibatkan harga ikan naik. Selain itu banyak pedagang ikan di Pasar Bawah Bukittinggi yang tidak berjualan karena tidak dapat pasokan ikan dari Sibolga,” kata Afrizal.[hariansinggalang]

Tradisi Meugang, Harga Daging di Aceh Melonjak


POSMETRO INFO - Puluhan orang memadati sejumlah pasar tradisional di Lhokseumawe seperti Pasar Pusong, Pasar Cunda, dan Pasar Inpres Lhokseumawe, Sabtu (4/6/2016). Sebagian besar membeli daging sapi dan ayam.

Belanja daging ini sebagai persiapan untuk melaksanakan Meugang, sebuah tradisi makan daging sehari sebelum puasa atau hari raya di Aceh.

Budayawan Aceh, Tgk Mahdi Idris kepada Kompas.com menjelaskan,tradisi Meugang bermakna silaturahmi antar-keluarga. Misalnya, anak pulang ke rumah orangtuanya, menantu mengunjungi mertuanya.

“Jadi, poin pentingnya adalah mempererat silaturahmi. Misalnya, anak membawa daging untuk orangtuanya, mertuanya. Lalu, makan bersama. Ini makna terdalam dari Meugang,” sebut Mahdi.

Bagi masyarakat Aceh, sambung Mahdi, Meugang adalah waktunya kembali ke rumah. Di tengah kesibukan seorang anak bekerja dan aktivitas lainnya, Meugang adalah waktu yang tepat untuk memohon maaf atas segala dosa kepada orangtua sehari sebelum memasuki bulan Ramadhan atau hari raya.

“Pasti anak-anak di Aceh sedapat mungkin berusaha untuk pulang ke rumah orang tuanya di hari Meugang,” ujarnya.

Karena tradisi itu pula, harga daging di Aceh melonjak. Jika biasanya harga daging berkisar Rp 100.000-Rp 120.000 per kilogram, hari Meugang mencapai Rp 170.000 per kilogram.

“Jika pun paling murah hanya sampai pada angka Rp 150.000 per kilogram,” sebut Muhammad, salah seorang pedagang daging di Pasar Inpres Lhokseumawe.

Dia menyebutkan, sepanjang berjualan daging, tidak pernah harganya murah pada hari Meugang. Harga daging selalu melonjak dari biasanya.

“Wajar kan, permintaan tinggi, harga juga tinggi,” sebutnya. (ks)

Amin... Opick Doakan Tanah Datar Sumatera Barat Jadi Daerah Pencetak Hafizh Al Quran

Amin... Opick Doakan Tanah Datar Sumatera Barat, Jadi Daerah Pencetak Hafizh Al Quran

POSMETRO INFO - Penyanyi religi Opick mendoakan agar Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menjadi daerah yang masyarakatnya banyak hafizh (penghafal) Alquran.

"Kita doakan semoga Tanah Datar jadi kabupaten hafizh Al Quran," kata Opick sebelum acara Wakaf 1.000 Hafizh Alquran di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Sabtu.

Opick menyebut kegiatan yang menghadirkan 1.000 siswa penghafal Alquran ini sangat luar biasa dan bisa jadi contoh daerah lain di Indonesia.

Ayat suci Alquran bergema di sini menjadi motivasi kehidupan di tengah-tengah masyarakat, semoga mencapai kemakmuran dan sejahtera, harap pelantun lagu Tombo Ati ini.

Opick mengharapkan masyarakat dan pemerintah daerah terus memberikan motivasi kepada para hafizh Alquran ini karena dunia sudah tua dan banyak orang yang tidak mengamalkan Alquran.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengatakan pemerintah daerah mempunyai tekad dan komitmen yang tinggi untuk mewujudkan masyarakat yang madani dan cinta Alquran sehingga menjadi Kabupaten Hafizh Alquran.

Untuk itu, tuturnya, perlu didukung dengan program yang mampu melahirkan generasi muda Qurani yang tidak hanya bisa membaca dan menulis Al Quran, tapi juga mampu menghafal dan mengamalkannya sebagai wujud kecintaan terhadap Al Quran itu sendiri.

Pemerintah daerah akan memberikan penghargaan berupa umrah ke Tanah Suci Makkah bagi Hafizh Al Quran minimal sebanyak 15 juz sebagai motivasi untuk mendekatkan diri dengan Alquran. 

Kegiatan Wakaf 1.000 Hafizh Al Quran yang digelar di Istano Basa Pagaruyung ini juga diisi tausiyah oleh mubalig Muhammad Rizqi, Lc, Dr. Endy M. Astiwara, dan Zulkifli M. Ali Lc.

Pada kesempatan itu juga hadir Pengusaha Muda Nasional Sandiaga Salahudin Uno, Anggota DPR RI Ny. Betty Shadiq Pasadigoe, Anggota Forkompinda, dan ribuan masyarakat Tanah Datar.[republika]
 

Hot News Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger